🏥 Aplikasi Manajemen Keselamatan Pasien
Versi Puskesmas
🎯 Tujuan
- Menilai tingkat risiko keselamatan pasien di Puskesmas
- Membantu Kepala Puskesmas dan Tim Mutu menentukan tindak lanjut
- Mendukung akreditasi dan monitoring mutu pelayanan
📝 Petunjuk Pengisian
- Penilaian dilakukan oleh Tim Mutu / Penanggung Jawab UKP
- Penilaian dilakukan secara objektif sesuai kondisi nyata
- Setiap indikator dinilai dengan skor 1–5
- Pilih skor yang paling menggambarkan kondisi pelayanan
- Sistem akan menghitung skor, kategori risiko, dan rekomendasi otomatis
1️⃣ Indikator Keselamatan Pasien
- Identifikasi Pasien
- Komunikasi Efektif Petugas
- Keamanan Obat dan Resep
- Pencegahan Infeksi (PPI)
- Keselamatan Tindakan dan Prosedur
- Pencegahan Risiko Jatuh
- Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien
2️⃣ Skala Penilaian
| Skor | Keterangan |
| 1 | Tidak diterapkan |
| 2 | Diterapkan sebagian |
| 3 | Diterapkan cukup |
| 4 | Diterapkan baik |
| 5 | Diterapkan sangat baik |
Skor minimum: 7 Skor maksimum: 35
3️⃣ Kategori Risiko
| Total Skor | Kategori | Status |
| 29 – 35 | Risiko Rendah | 🟢 Aman |
| 22 – 28 | Risiko Sedang | 🟡 Perlu Perbaikan |
| 15 – 21 | Risiko Tinggi | 🟠 Perlu Tindakan |
| < 15 | Risiko Sangat Tinggi | 🔴 Darurat Mutu |
4️⃣ Rekomendasi Hasil Penetapan Kategori
| Kategori Risiko |
Rekomendasi Tindak Lanjut |
| 🟢 Rendah |
- Monitoring rutin melalui indikator mutu
- Mempertahankan dan mensosialisasikan SOP yang berlaku
- Evaluasi berkala pada rapat unit
- Pencatatan dan pelaporan insiden ringan
- Penguatan budaya keselamatan pasien
|
| 🟡 Sedang |
- Review dan perbaikan SOP terkait
- Supervisi langsung oleh penanggung jawab UKP
- Analisis penyebab dasar (basic problem analysis)
- Peningkatan pengawasan kepatuhan petugas
- Sosialisasi ulang kebijakan dan prosedur
|
| 🟠 Tinggi |
- Pelaksanaan rapat mutu dan keselamatan pasien
- Pelatihan ulang petugas terkait
- Audit internal terbatas pada unit terkait
- Penyusunan rencana perbaikan (Corrective Action Plan)
- Monitoring intensif oleh Tim Mutu
|
| 🔴 Sangat Tinggi |
- Audit internal menyeluruh
- Investigasi insiden mendalam (RCA)
- Intervensi langsung pimpinan unit/fasilitas
- Pembekuan sementara praktik berisiko
- Pelaporan kepada manajemen dan Dinas Kesehatan (jika diperlukan)
- Revisi kebijakan dan SOP secara struktural
|
📌 Halaman berikutnya digunakan untuk pengisian data dan pemantauan grafik keselamatan pasien.